Perjuangan Warga Jogja Hidup di Tengah Pandemi dengan "Rumah Pangan Kita"

Perjuangan Warga Jogja Hidup di Tengah Pandemi dengan "Rumah Pangan Kita"
editor@merdeka.com (Editor)

Sebelum pandemi COVID-19 menyerang, Sukirman bisa menghasilkan omzet hingga 178-200 juta rupiah per bulan. Namun merebaknya pandemi membuat produk batik tulisnya sepi pembeli. Demi tetap bertahan hidup, dia memutuskan untuk menjalin kerja sama dengan BULOG dan mengikuti program "Rumah Pangan Kita".