Tradisi Pukul Sapu Maluku, Tubuh Berdarah Demi Mengenang Para Pejuang

Tradisi Pukul Sapu Maluku, Tubuh Berdarah Demi Mengenang Para Pejuang

Pukul sapu menjadi ritual yang unik dengan saling melukai tubuh. Rela menahan perih dan sakit atas sabetan lidi enau yang begitu panjang. Sedangkan sang pemukul semangat melukai pasangan hingga tubuhnya berdarah-darah. Luka yang ada merupakan cerminan para tokoh yang rela mempertahankan tanah Maluku dari penjajah.

Our goal is to create a safe and engaging place for users to connect over interests and passions. In order to improve our community experience, we are temporarily suspending article commenting