Kemenkeu: Diperlukan Pembiayaan Utang Cukup Tinggi di 2021

Kemenkeu: Diperlukan Pembiayaan Utang Cukup Tinggi di 2021
editor@merdeka.com (Editor)

Direktur Jenderal PPR Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan, pemerintah menetapkan defisit Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 5,7 persen dari PDB. Sehingga memerlukan pembiayaan utang yang cukup tinggi.